Hampir setiap pagi, setelah sholat Subhuh aku ke luar rumah, pergi ke pasar untuk berbelanja keperluan dapurku. Dua ratus meter dari rumah terdapat pos Hansip....dan di subhuh itu dengan wajah kuyu dan mata mengantuk mereka selalu menegurku dengan penuh senyum..." wah pagi-pagi udah ke pasar mbak..." atau " pagi bener bu.....".
Di depan pos Hansip itu pula biasa aku bertemu dengan Pak Fuad,bekas ketua RW...yang hampir setiap waktu shalatnya di lakukan di mushola belakang rumahku..Mushola Uhuwah Hidayah...sebagai yang lebih muda aku selalu menyalami beliau dulu...dan beliau selalu membalas salamku dengan senyum kebapakannya yang tulus.....
Jarak antara rumahku ke Pasar Pagi Rawamangun kurang lebih 900 meter, biasanya hanya memakan waktu 2 menit karena aku selalu menggunakan kendaraan motor...dan pohon tanjung di depan Apotik Rama tak pernah berhenti menyapaku dengan senyumannya dalam bentuk menebarkan harum bunganya.......di siang hari pohon itu tidak mengeluarkan aromanya....
Di tempat parkir pasar...pak penjaga parkir dengan gaya heronya telah siap membetulkan motorku apabila letaknya kurang sempurna....biasanya dia tersenyum kecil, dan hanya sepatah kata " Bu.." yang di ucapkan....dan aku membalas mengucapkan salam kepadanya....
Tempat belanja favoriteku di Pasar Rawamangun adalah basemen ( walaupun ketika musim penghujan biasanya banjir, kadang sampai ke mata kaki...)...begitu aku menapaki tangga menuju basemen semua orang bukan hanya tersenyum...tetapi tertawa lebar...dari mulai tukang daging yang letaknya persis di depan tangga...tukang tempe, tukang aneka bawang di depan tukang tempe, mbak yang ayu penjual bumbu dapur......dan penjual buah pisang yang sebetulnyanya jarang aku beli.....
Biasanya aku langsung duduk di kursi plastik, agak kotor yang disediakan oleh Mbak Yah...langganan ayamku.....dan kalau aku berangkat ke pasar langsung setelah shalat subhuh, biasanya aku termasuk orang-orang pertama yang belanja padanya....kalau aku lapar, aku biasanya sarapan sebutir telur asin yang dijual Uni di depan Mbak Yah.
Sambil bekerja...kami, yaitu aku, mbak Yah, Uni, dan tukang sayur di samping warung Uni biasanya mengobrol ringan sambil tertawa....biasanya aku suka meledek tukang sayur, yang masih terkantuk-kantuk...maklum sayur datang jam 01 .00 atau 02.00, dan pukul 04.30...pelanggan sudah datang....betapa masih mengantuknya dia....namun tukang sayur itu tetap berusaha bercanda sambil tertawa....
Pedagang ikan yang semuanya ibu-ibu dan berasal dari Madura biasanya temperamental,namun di pagi hari mereka masih punya stok senyum yang banyak kepada kami...selalu kupilih belanja ikan di sudut kiri, selain harganya palin murah,orangnya ramah, suka tersenyum dan tidak pernah marah jika ditawar oleh pelanggan....dan setiap kami berbelanja agak banyak dia selalu memberi bonus 2 potong ikan kembung atau kerang....
Sepulang dari pasar, biasanya sudah pukul 05.00.....aku selalu bertemu dengan beberapa anak remaja penjual koran....mereka tidak mengenalku, dan aku juga bukan pelanggannya...namun mereka selalu tersenyum padaku...bagaimanapun beratnya kehidupan mereka....
Di pagi hari....ketika sang surya masih malu-malu menampakkan senyumnya ...kami mahlukNya saling berbagi senyum....sesungguhnya, senyummu di depan saudaramu adalah ibadahmu....insya Allah.....
Jakarta, 31 Desember 2009, selesai tepat Magrib, 18.15
Dengan hati tersenyum....
Kamis, 31 Desember 2009
Rabu, 16 Desember 2009
SEJATINYA.....
Sejatinya,
Sebagai orang yang beriman
aku menyadari
kalau
kegembiraan dan kesedihan
Adalah dua mata uang dari satu koin
Tak ada yang tahu
kapan kegembiraan datang
dan
kapan kesedihan menyapa...
Sejatinya,
Sebagai orang yang beriman
aku menyadari
kalau
berandai-andai
Adalah
kata-kata yang tercampur ulah syaitan...
sejatinya,
Sebagai orang yang beriman
Aku selalu harus berterima kasih
kepadaNya, yang memberi kehidupan
Rawamangun,16 Desember 2009, 20.00
Sebagai orang yang beriman
aku menyadari
kalau
kegembiraan dan kesedihan
Adalah dua mata uang dari satu koin
Tak ada yang tahu
kapan kegembiraan datang
dan
kapan kesedihan menyapa...
Sejatinya,
Sebagai orang yang beriman
aku menyadari
kalau
berandai-andai
Adalah
kata-kata yang tercampur ulah syaitan...
sejatinya,
Sebagai orang yang beriman
Aku selalu harus berterima kasih
kepadaNya, yang memberi kehidupan
Rawamangun,16 Desember 2009, 20.00
Minggu, 06 Desember 2009
BAHAGIA......
Ya, bahagia adalah suatu perasaan yang lahir dari suatu keadaan yang diingini oleh kita dan kita dapatkan. Bahagia juga juga lahir dari keikhlasan kita menerima suatu keadaan yang harus kita terima......
Setelah mengalami pasang surutnya kehidupan harusnya menjadi bahagia dan tidak bahagia sudah tidak penting lagi...tapi sebagai manusia yang mempunyai perasaan "bahagia" tetap menjadi keinginan utama....selama manusia msih mempunyai harapan tentunya.
Malam ini aku bahagia karena aku dapat menyapa banyak orang dengan tersenyum dan aku disapa banyak orang dengan tersenyum pula.....dan itu adalah kebahagiaan yang paling sederhana....
Disapa dan menyapa.....betapa indahnya...betapa membahagiakannya....terima kasih Tuhan yang baik.....
Jakartta, 7 Desember 2009
Setelah menyapa dan disapa
Setelah mengalami pasang surutnya kehidupan harusnya menjadi bahagia dan tidak bahagia sudah tidak penting lagi...tapi sebagai manusia yang mempunyai perasaan "bahagia" tetap menjadi keinginan utama....selama manusia msih mempunyai harapan tentunya.
Malam ini aku bahagia karena aku dapat menyapa banyak orang dengan tersenyum dan aku disapa banyak orang dengan tersenyum pula.....dan itu adalah kebahagiaan yang paling sederhana....
Disapa dan menyapa.....betapa indahnya...betapa membahagiakannya....terima kasih Tuhan yang baik.....
Jakartta, 7 Desember 2009
Setelah menyapa dan disapa
Sabtu, 28 November 2009
FINISHING TOUCH....
Sentuhan terakhir pada suatu karya adalah yang terpenting setelah proses pengerjaannya....karena banyak karya yang menjadi kurang berharga karena kurang pada finishing touchnya.
Getuk adalah makanan yang dibuat dari singkong rebus yang dihaluskan dan dicampur dengan gula, kelapa dan lain sebagainya. Saya sering sekali makan getuk, baik di kota asalnya..Magelang, maupun getuk yang dijual di pasar tradisional, pasar modern maupun toko kue/bakery.....rasa getuk tidak banyak berbeda...tapi dengan satu sentuhan kecil yang manis...misalnya potongan daun pisang, atau daun pandan, penataan parutan kelapa yang manis di atas getuk akan membuat getuk yang naik jenjang menjadi kudapan kecil yang berkelas.
Batik di dua tahun terakhir ini sedang naik daun...apalagi setelah negara tetangga sibuk juga mengakui keberadaan batik....batik bermacam-macam harganya, dimulai dari 20 ribuan rupiah...sampai jutaan rupiah....saya pernah jalan-jalan ke satu mall kelas atas di daerah Senayan....saya amati baju-baju batik yang dijual di sana....dengan material yang tidak terlalu mahal alias biasa-biasa saja...tapi diberi sentuhan akhir yang....masya Allah...sedikit, kecil...tapi membuat baju batik itu menjadi 'barang yang mahal'......itulah hasil dari kebudayaan....bagaimana upaya, daya , dan budi kita kuras agar menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan indah dari sebelumnya....
Hari ini, Minggu ke-2 setelah saya pindah kembali ke rumah Rawamangun...setelah hampir 5 bulan mengungsi ke Cempaka Putih....saya sedang berusaha uuntuk memberi sentuhan terakhir pada kamar saya...dan itu tidak mudah...padahal kamar itu adalah kamar yang sudah saya tempati selama lebih dari 47 tahun.....yah..memang tidak mudah mengusahakan sesuatu menjadi 'lebih' tanpa 'berlebihan'.....
Finishing Touch untuk sebagian orang memang tidak penting, tetapi kita yang berbudaya harus melakukan itu.....
Getuk adalah makanan yang dibuat dari singkong rebus yang dihaluskan dan dicampur dengan gula, kelapa dan lain sebagainya. Saya sering sekali makan getuk, baik di kota asalnya..Magelang, maupun getuk yang dijual di pasar tradisional, pasar modern maupun toko kue/bakery.....rasa getuk tidak banyak berbeda...tapi dengan satu sentuhan kecil yang manis...misalnya potongan daun pisang, atau daun pandan, penataan parutan kelapa yang manis di atas getuk akan membuat getuk yang naik jenjang menjadi kudapan kecil yang berkelas.
Batik di dua tahun terakhir ini sedang naik daun...apalagi setelah negara tetangga sibuk juga mengakui keberadaan batik....batik bermacam-macam harganya, dimulai dari 20 ribuan rupiah...sampai jutaan rupiah....saya pernah jalan-jalan ke satu mall kelas atas di daerah Senayan....saya amati baju-baju batik yang dijual di sana....dengan material yang tidak terlalu mahal alias biasa-biasa saja...tapi diberi sentuhan akhir yang....masya Allah...sedikit, kecil...tapi membuat baju batik itu menjadi 'barang yang mahal'......itulah hasil dari kebudayaan....bagaimana upaya, daya , dan budi kita kuras agar menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan indah dari sebelumnya....
Hari ini, Minggu ke-2 setelah saya pindah kembali ke rumah Rawamangun...setelah hampir 5 bulan mengungsi ke Cempaka Putih....saya sedang berusaha uuntuk memberi sentuhan terakhir pada kamar saya...dan itu tidak mudah...padahal kamar itu adalah kamar yang sudah saya tempati selama lebih dari 47 tahun.....yah..memang tidak mudah mengusahakan sesuatu menjadi 'lebih' tanpa 'berlebihan'.....
Finishing Touch untuk sebagian orang memang tidak penting, tetapi kita yang berbudaya harus melakukan itu.....
Kamis, 15 Oktober 2009
BAJU MERAH....
Aku berjanji kepada beberapa siswi kelas VI untuk menulis tentang baju merah....aku coba menulisnya malam hari ini, walaupun suasana hatiku masih belum cocok untuk menuliskan yang "merah-merah"
Merah selalu dikonotasikan dengan 'berani', dan biasanya paling cocok apabila di kombinasikan dengan putih...yang konotasinya suci...
Merah selalu melambangkan semangat dan gairah.....sejak kecil aku suka warna merah.....walaupun setelah usiaku melewati angka 45 tahun...merah yang kusukai adalah merah yang sudah bercampur sedikit abu-abu atau coklat...yang biasa disebut merah marun..
Merah selalu dicintai anak-anak kecil...karena dengan memakai warna merah mereka dapat mengekspresikan dirinya kalau MEREKA ADA......ya....ada beberapa orang yang amat tidak suka warna merah, apakah mereka takut untuk terlihat ADA ? wallahualam bijawab....
Merah itu semangat.....semangat untuk melangkah...dan semangat untuk membuang kesedihan...merah juga berani....berani melangkah di kehidupan yang serba tak pasti...marilah kita memakai merah ketika kita ingin membuktikan kalau kita semangat !
Untuk Davira dkk...
Gadis-gadis kecilku yang kreatif.....
Merah selalu dikonotasikan dengan 'berani', dan biasanya paling cocok apabila di kombinasikan dengan putih...yang konotasinya suci...
Merah selalu melambangkan semangat dan gairah.....sejak kecil aku suka warna merah.....walaupun setelah usiaku melewati angka 45 tahun...merah yang kusukai adalah merah yang sudah bercampur sedikit abu-abu atau coklat...yang biasa disebut merah marun..
Merah selalu dicintai anak-anak kecil...karena dengan memakai warna merah mereka dapat mengekspresikan dirinya kalau MEREKA ADA......ya....ada beberapa orang yang amat tidak suka warna merah, apakah mereka takut untuk terlihat ADA ? wallahualam bijawab....
Merah itu semangat.....semangat untuk melangkah...dan semangat untuk membuang kesedihan...merah juga berani....berani melangkah di kehidupan yang serba tak pasti...marilah kita memakai merah ketika kita ingin membuktikan kalau kita semangat !
Untuk Davira dkk...
Gadis-gadis kecilku yang kreatif.....
Rabu, 14 Oktober 2009
MENDAMPINGI ANAK-ANAK MAIN DAN BERTEATER DI KIDZANIA
Sejak hari Senin, tanggal 12 Oktober siswa-siswi SD Islam Tugasku terutama klas VI nya sibuk sekali mencari guru-guru untuk menyerahkan PR, tugas atau pekerjaan lain yang belum selesai...ada apakah gerangan? karena hari ini kami akan main ke sana, dan anak-anak harus menyelesaikan urusan di sekolah dulu baru bisa ikut ke Kidzania....
Selasa malam Sms banyak datang....kebanyakan menanyakan tentang baju apa yang dipakai ?, boleh bawa tas apa enggak ?, boleh main atau cuma ke teater saja ?...semua khas pertanyaan siswa-siswi SD, padahal sudah diumumkan secara tulisan di buku penghubung dan secara lisan di depan kelas.....
Pukul 08.10, setelah ikrar dan pengumuman2 lain kamipun berangkat ke bis 3....di bis kami isinya adalah Klas 4c, 5c dan beberapa kakak kelas 6a......suasana di bis seperti biasa mulai seru...anak-anak mulai membuka perbekalan yang subhanalloh...cukup banyak untuk perjalanan Pulomas-Pacific Place.....Ravy Ray yang senang coklat mulai membuka coklat chipsnya....Dhafin membuka potatos chip......aku juga membagikan permen peninggalan alm suamiku yang tinggal 1/2 kaleng.....anak-anak juga banyak yang membuka Nutri tea, fruitea, greentea...dan bermacam-macam minuman teh botolan lainnya.....karena mayoritas isi bis adalah kelas 4 dan 5, di bis kami relatif keadaannya cukup tenang...
Pukul 09.00 kami sampai di Pacific Place..langsung disambut petugas...dan memakaikan penel gelang sebagai tanda masuk....kemudian kami berbaris naik eskalator sampai lantai 6...alhamdulillah anak-anak tertib.....eskalator Pacific Place menurutku kurang pengamanannya..karena di samping kiri-kanan eskalator tidak diletakkan jaring pengaman...Sampai di dalam Kidzania anak-anak kami bebaskan untuk memilih mainan yang mereka inginkan.....dengan syarat, klas 4 dan 5 berkumpul di teater pkl 11.00 dan kelas 6 pukul 13.30....
Sebagai Photographer aku harus mobile berkeliling...dimulai dengan memfoto Aryo dan kawan-kawan di depan ATM BCA, kemudian aku ke penjara...dan di sana memfoto Rafly dan ?...dari Penjara aku naik ke atas... di ruang DJ/aku biasa menyebut ruang Dugem..sudah siap Mahardhika, Balqis dan Adrika untuk beraksi sebagai dancer...lumayan juga aku ikut menari sebanyak 2 lagu......adalah sedikit keringat yang keluar.....
Dari ruang dugem aku ke pabrik sosis (?)...Rania dkk asyik sekali meramu sosis yang sudah mereka goreng dengan bumbu...dan langsung memakannya.....kemudian aku ke kantor koran Media Indonesia...terlihat Tika, Irisca, Indira dan kawan-kawan sedang mencoba menjadi wartawan..dan di ruang sebelah, Nala, Syafa, Putri dan rania asyik memanjakan di di salon.......
Mengikuti kegiatan anak laki-laki untuk orang seumurku cukup melelahkan untung kutemui kelompoknya Ghifary, Fadhil dan teman-teman yang asyik meramu kopi...sedangkan Adan ?...sibuk mencoba bermacam-macam kendaraan yang ada di Kidzania seperti taxi, bis dan lainnya.......
Di sudut semir sepatu Dhiya dan Ifa asyik berdua menyemir sepatunya...sedangkan di depan mereka Putri dari kelas 4c bersiap-siap untuk building climbing...dan putri adalah perserta 1 dari SD Islam Tugasku.....hebat juga Putri, menaiki gedung tanpa sedikitpun ekspresi takut.
Pukul 11.00 acara di teater dimulai, drama yang akan disajikan adalah Malin Kundang....senang sekali melihat Shidqi, Pinka, Rifdah, Arsal amat menikmati perannya di sana.....selesai menonton teater kami menyiapkan anak-anak untuk makan siang, menu yang disajikan adalah nasi+ayam fillet tepung+aqua....dengan sedikit sentuhan saus tomat dan mayones......aku harus bicara agak keras untuk membuat mereka mengeluarkan saus sambal....alasan mereka persediaan sambal di gudang habis !...amat tidak profesional untuk bisnis sekelas Kidzania di PP pula....kemudian secara bergantian kami sholat.....tempat sholat ada di lantai 2, tidak begitu besar tapi cukup bersih dan layak pakai.....kemudian anak-anak dibebaskan bermain lagi....beberapa anak ikut pertunjukkan di gedung teater...Syafa terlihat amat lucu dengan wig dan kacamata jengkolnya.......kemudian aku menunggu di depan Building Climbing sambil melihat Salsa, Nadine dkk siap naik......
Akhirnya pukul 14.00 kami tinggalkan Kidzania di PP, sebelum masuk ke bis anak-anak dibagikan sepotong pizza....yang langsung disantap di atas bis....apa komentar anak-anak?..."..kok pizza enak banget bu...gak seperti biasanya..." ...aku tersenyum saja...dan dalam hati berguman..." bukan pizzanya yang beda nak....suasananya yang asyiik.." aku senang anak-anak bahagia dan menikmati main di sana...walaupun beberapa anak protes karena kurang lama....semoga anak-anak yang tidak seberuntung siswa-siswi SD Islam Tugasku juga bisa merasakan kesenangan bermain di sini....Bis memasuki kawasan Pulomas pukul 15.20...alhamdulillah hari ini berlalu dengan indah....anak-anak bahagia...apalagi yang harus dicari ?
Catatan: Lagu Blackbirdnya Beatles sempat didengarkan ketika kami menunggu di depan teater
semua kegiatanku selalu melibatkan diri'mu'...semoga engkau bahagia di'sana' tanpa
sakit dan tanpa penderitaan.......senyum ya sayang....
Selasa malam Sms banyak datang....kebanyakan menanyakan tentang baju apa yang dipakai ?, boleh bawa tas apa enggak ?, boleh main atau cuma ke teater saja ?...semua khas pertanyaan siswa-siswi SD, padahal sudah diumumkan secara tulisan di buku penghubung dan secara lisan di depan kelas.....
Pukul 08.10, setelah ikrar dan pengumuman2 lain kamipun berangkat ke bis 3....di bis kami isinya adalah Klas 4c, 5c dan beberapa kakak kelas 6a......suasana di bis seperti biasa mulai seru...anak-anak mulai membuka perbekalan yang subhanalloh...cukup banyak untuk perjalanan Pulomas-Pacific Place.....Ravy Ray yang senang coklat mulai membuka coklat chipsnya....Dhafin membuka potatos chip......aku juga membagikan permen peninggalan alm suamiku yang tinggal 1/2 kaleng.....anak-anak juga banyak yang membuka Nutri tea, fruitea, greentea...dan bermacam-macam minuman teh botolan lainnya.....karena mayoritas isi bis adalah kelas 4 dan 5, di bis kami relatif keadaannya cukup tenang...
Pukul 09.00 kami sampai di Pacific Place..langsung disambut petugas...dan memakaikan penel gelang sebagai tanda masuk....kemudian kami berbaris naik eskalator sampai lantai 6...alhamdulillah anak-anak tertib.....eskalator Pacific Place menurutku kurang pengamanannya..karena di samping kiri-kanan eskalator tidak diletakkan jaring pengaman...Sampai di dalam Kidzania anak-anak kami bebaskan untuk memilih mainan yang mereka inginkan.....dengan syarat, klas 4 dan 5 berkumpul di teater pkl 11.00 dan kelas 6 pukul 13.30....
Sebagai Photographer aku harus mobile berkeliling...dimulai dengan memfoto Aryo dan kawan-kawan di depan ATM BCA, kemudian aku ke penjara...dan di sana memfoto Rafly dan ?...dari Penjara aku naik ke atas... di ruang DJ/aku biasa menyebut ruang Dugem..sudah siap Mahardhika, Balqis dan Adrika untuk beraksi sebagai dancer...lumayan juga aku ikut menari sebanyak 2 lagu......adalah sedikit keringat yang keluar.....
Dari ruang dugem aku ke pabrik sosis (?)...Rania dkk asyik sekali meramu sosis yang sudah mereka goreng dengan bumbu...dan langsung memakannya.....kemudian aku ke kantor koran Media Indonesia...terlihat Tika, Irisca, Indira dan kawan-kawan sedang mencoba menjadi wartawan..dan di ruang sebelah, Nala, Syafa, Putri dan rania asyik memanjakan di di salon.......
Mengikuti kegiatan anak laki-laki untuk orang seumurku cukup melelahkan untung kutemui kelompoknya Ghifary, Fadhil dan teman-teman yang asyik meramu kopi...sedangkan Adan ?...sibuk mencoba bermacam-macam kendaraan yang ada di Kidzania seperti taxi, bis dan lainnya.......
Di sudut semir sepatu Dhiya dan Ifa asyik berdua menyemir sepatunya...sedangkan di depan mereka Putri dari kelas 4c bersiap-siap untuk building climbing...dan putri adalah perserta 1 dari SD Islam Tugasku.....hebat juga Putri, menaiki gedung tanpa sedikitpun ekspresi takut.
Pukul 11.00 acara di teater dimulai, drama yang akan disajikan adalah Malin Kundang....senang sekali melihat Shidqi, Pinka, Rifdah, Arsal amat menikmati perannya di sana.....selesai menonton teater kami menyiapkan anak-anak untuk makan siang, menu yang disajikan adalah nasi+ayam fillet tepung+aqua....dengan sedikit sentuhan saus tomat dan mayones......aku harus bicara agak keras untuk membuat mereka mengeluarkan saus sambal....alasan mereka persediaan sambal di gudang habis !...amat tidak profesional untuk bisnis sekelas Kidzania di PP pula....kemudian secara bergantian kami sholat.....tempat sholat ada di lantai 2, tidak begitu besar tapi cukup bersih dan layak pakai.....kemudian anak-anak dibebaskan bermain lagi....beberapa anak ikut pertunjukkan di gedung teater...Syafa terlihat amat lucu dengan wig dan kacamata jengkolnya.......kemudian aku menunggu di depan Building Climbing sambil melihat Salsa, Nadine dkk siap naik......
Akhirnya pukul 14.00 kami tinggalkan Kidzania di PP, sebelum masuk ke bis anak-anak dibagikan sepotong pizza....yang langsung disantap di atas bis....apa komentar anak-anak?..."..kok pizza enak banget bu...gak seperti biasanya..." ...aku tersenyum saja...dan dalam hati berguman..." bukan pizzanya yang beda nak....suasananya yang asyiik.." aku senang anak-anak bahagia dan menikmati main di sana...walaupun beberapa anak protes karena kurang lama....semoga anak-anak yang tidak seberuntung siswa-siswi SD Islam Tugasku juga bisa merasakan kesenangan bermain di sini....Bis memasuki kawasan Pulomas pukul 15.20...alhamdulillah hari ini berlalu dengan indah....anak-anak bahagia...apalagi yang harus dicari ?
Catatan: Lagu Blackbirdnya Beatles sempat didengarkan ketika kami menunggu di depan teater
semua kegiatanku selalu melibatkan diri'mu'...semoga engkau bahagia di'sana' tanpa
sakit dan tanpa penderitaan.......senyum ya sayang....
Selasa, 13 Oktober 2009
Luna Maya
Mendengarkan lagu Swaranya Hijau Daun dinyanyikan oleh Luna Maya menimbulkan kenangan tentang kepolosan anak-anak.....
Luna Maya yang cantik, yang berani menyanyi, berani direkam suaranya dengan kondisi yang pas-pasan...
Lagu yang ringan, syair sederhana, suara yang polos, wajah cantik dan kebaikan hati sang penyanyi merupakan perpaduan yang serasi untuk satu keberhasilan...
Industri musik itu memang dunia yang penuh kejutan
Dan,
Luna Maya juga merupakan satu kejutan..
Suaranya itu lho.....lucu, polos, tanpa takut salah, tanpa banyak teknik...dan keren...
Luna Maya yang cantik, yang berani menyanyi, berani direkam suaranya dengan kondisi yang pas-pasan...
Lagu yang ringan, syair sederhana, suara yang polos, wajah cantik dan kebaikan hati sang penyanyi merupakan perpaduan yang serasi untuk satu keberhasilan...
Industri musik itu memang dunia yang penuh kejutan
Dan,
Luna Maya juga merupakan satu kejutan..
Suaranya itu lho.....lucu, polos, tanpa takut salah, tanpa banyak teknik...dan keren...
SELASA PAGI DI KANTIN SEKOLAH ISLAM TUGASKU...
Ngobrol sambil makan dan minum di kantin adalah salah satu saat yang menyenangkan buatku. Pagi ini, Selasa, 13 Oktober 2009 bertepatan dengan jadual piketku aku duduk dengan beberapa gadis cantik kelas VI, diantaranya Salsa, Davira, Alya, Shafa dan ?.....kebetulan tadi pagi aku puasa syawal....gadis-gadis itu seperti layaknya anak-anak usia 12 tahunan kelihatan amat lapar, kami bicara tentang blog, aku bertanya pada Salsa bagaimana caranya membuat layout blog yang cantik...dan Salsa menuliskan caranya dibuku catatan yang kubawa....agak lama kami bicara tentang blogger.....aku menyemangati mereka untuk rajin menulis disaat ada kesempatan..walaupun hanya 10-15 menit..
Setelah ngobrol ngalur ngidul tentang blog, pembicaraan kami beralih ke Blackberry...he 3x anak-anak sekarang di usianya yang dini sudah begitu canggih pengetahuan dan kemampuannya...saat kami bicara sekitar 10 menit itu alhamdulillah anak-anak sama sekali tidak menggosip seperti layaknya anak perempuan....apalagi Alya...si tomboy yang begitu sportif yang amat sibuk dengan makanan di piringnya sampai waktu istirahata selesai.
Selasa pagi di kantin Sekolah Islam Tugasku memang singkat...namun pembicaraan antara seorang ibu dengan beberapa gadis kecil amat berarti untuk sang ibu.....dia dapatkan kembali dunianya yang hilang....ngobrol singkat di kantin yang mengasyikkan....
Hari Selasa memang selalu menyenangkan......
Mengingat 'Ruby Tuesday' di kantin darurat kita di Wisma Haji Bukit Duri
Setelah ngobrol ngalur ngidul tentang blog, pembicaraan kami beralih ke Blackberry...he 3x anak-anak sekarang di usianya yang dini sudah begitu canggih pengetahuan dan kemampuannya...saat kami bicara sekitar 10 menit itu alhamdulillah anak-anak sama sekali tidak menggosip seperti layaknya anak perempuan....apalagi Alya...si tomboy yang begitu sportif yang amat sibuk dengan makanan di piringnya sampai waktu istirahata selesai.
Selasa pagi di kantin Sekolah Islam Tugasku memang singkat...namun pembicaraan antara seorang ibu dengan beberapa gadis kecil amat berarti untuk sang ibu.....dia dapatkan kembali dunianya yang hilang....ngobrol singkat di kantin yang mengasyikkan....
Hari Selasa memang selalu menyenangkan......
Mengingat 'Ruby Tuesday' di kantin darurat kita di Wisma Haji Bukit Duri
Kamis, 08 Oktober 2009
Mall Kelapa Gading
Tadi sore setelah hampir sebulan tidak menapaki Mall, akhirnya sampailah aku ke MKG/Mall Kelapa Gading. MKG adalah salah satu Mall favoriteku...karena lokasinya yang tak jauh dari rumah...Mall tidak terlalu besar....ada toko buku Gramedia, ada supermarket dan toko minyak wangi yang juga menjual prodak tester.
Setelah memparkir motor di Ambon/parkiran yang dikelola orang Ambon di La Piazza, aku langsung berjalan ke Star Dept Star...he 3x untuk membeli lingerie....karena memang sudah waktunya di ganti....di Star/Sogo Dept Store sepanjang tahun selalu ada sale lingerie...jadi lumayanlah......, kemudian aku beralih pindah ke toko buku Gramedia, yang berada disebelah Star Dept store...setelah hampir satu jam uplek di sana aku pilih 2 buku, yang satu ditulis oleh Obama ( satu-satunya tulisan dia, yang lainnya orang yang menulis ), dan yang kedua buku lagu-lagu terbaru....hari ini toko buku Gramedia tidak begitu ramai....
Dari Toko Buku Gramedia aku ke meja informasi Wallstreet.... mencari informasi untuk kursus bahasa Inggris anak-anakku.....agak lama aku di situ.... biayanya agak mahal.....dengan banyak janji-janji manis....kelihatannya besok aku harus ke TBI untuk perbandingan.....dari Meja Informasi walltreet aku ke de crepes.....ngemil sedikit...maklum sudah waktunya makan malam.....dan dilanjutkan dengan ngemil frozen yoghurt di Jcool.....hm lezat dan ditanggung tidak menggemukan...aku pilih porsi yang paling kecil dan murah....seharga lima belas ribu rupiah dengan topping buah persik/peach kesukaanku.....di Jcool aku sempat membaca 3 lembar dari buku yang kubeli.....halaman-halaman pertama namun begitu menarik...
Sekitar 20 menit di Jcool aku beranjak dan sedikit cuci mata di toko-toko lantai dasar...di Yves Rocher corner ada parfum yang manis.....tapi cuma dihirup saja...no more parfum !....kemudian aku masuk ke Body Shop.....ada lipstik dengan warna yang keren.....but..no more lipstick too....jadi ya sudah...berjalan keluar toko...kembali ke d crepes untuk kedua jagoanku...aku pilihkan mereka Cocko cheese dan Smoked beef n chesse.....dari situ aku berjalan ke parkiran Ambon untuk ambil motor dan pulang ke pelukan kedua jagoanku...cape juga jalan-jalan ke MKG........alhamdulillahirabbilalamin...
Cempaka Putih, 8 Oktober 2009
Setelah memparkir motor di Ambon/parkiran yang dikelola orang Ambon di La Piazza, aku langsung berjalan ke Star Dept Star...he 3x untuk membeli lingerie....karena memang sudah waktunya di ganti....di Star/Sogo Dept Store sepanjang tahun selalu ada sale lingerie...jadi lumayanlah......, kemudian aku beralih pindah ke toko buku Gramedia, yang berada disebelah Star Dept store...setelah hampir satu jam uplek di sana aku pilih 2 buku, yang satu ditulis oleh Obama ( satu-satunya tulisan dia, yang lainnya orang yang menulis ), dan yang kedua buku lagu-lagu terbaru....hari ini toko buku Gramedia tidak begitu ramai....
Dari Toko Buku Gramedia aku ke meja informasi Wallstreet.... mencari informasi untuk kursus bahasa Inggris anak-anakku.....agak lama aku di situ.... biayanya agak mahal.....dengan banyak janji-janji manis....kelihatannya besok aku harus ke TBI untuk perbandingan.....dari Meja Informasi walltreet aku ke de crepes.....ngemil sedikit...maklum sudah waktunya makan malam.....dan dilanjutkan dengan ngemil frozen yoghurt di Jcool.....hm lezat dan ditanggung tidak menggemukan...aku pilih porsi yang paling kecil dan murah....seharga lima belas ribu rupiah dengan topping buah persik/peach kesukaanku.....di Jcool aku sempat membaca 3 lembar dari buku yang kubeli.....halaman-halaman pertama namun begitu menarik...
Sekitar 20 menit di Jcool aku beranjak dan sedikit cuci mata di toko-toko lantai dasar...di Yves Rocher corner ada parfum yang manis.....tapi cuma dihirup saja...no more parfum !....kemudian aku masuk ke Body Shop.....ada lipstik dengan warna yang keren.....but..no more lipstick too....jadi ya sudah...berjalan keluar toko...kembali ke d crepes untuk kedua jagoanku...aku pilihkan mereka Cocko cheese dan Smoked beef n chesse.....dari situ aku berjalan ke parkiran Ambon untuk ambil motor dan pulang ke pelukan kedua jagoanku...cape juga jalan-jalan ke MKG........alhamdulillahirabbilalamin...
Cempaka Putih, 8 Oktober 2009
Selasa, 06 Oktober 2009
SYAFA...
Namanya Syafa.....seorang gadis kecil yang menggemaskan, periang, polos...dan chubby. Sejak kelas I sudah menarik perhatianku karena perhatiannya, kepolosan dan kemanjaannya yang menggemaskan....
Di kelas III Syafa masih sekelas dengan Nabila dan Nina....aku ingat ketika pelajaran menyanyi denganku di MPR mereka begitu antusias....apalagi konsep pelajaran menyanyi yang aku terapkan adalah gerak dan lagu...jadi anak-anak bernyanyi sambil menari sesuai ritme lagu.
Syafa dan teman-teman paling senang apabila menyanyikan lagu Cublak-Cublak Suweng dan Rambadia....mereka sering protes apabila aku mengganti lagunya...karena mereka senang bernyanyi sambil dolanan.
Tadi pagi, hari Selasa Syafa datang setelah kemarin belum masuk sekolah...ternyata...Syafa dan kakak-kakaknya Nadya serta Hafiz adalah termasuk orang-orang yang selamat dari gempa di Padang di hari Rabu minggu lalu...alhamdulillahirabbilalamin...
Syafa tadi pagi berceritera di depan kelas...bagaimana dia membebaskan dirinya dari rumah makan KFC...sampai dia kehilangan satu sepatunya...dan setelah pamannya berhasil keluar....Rumah makan KFC pun runtuh.......Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun...kemudia Syafa berceritera saat mereka mencari masjid untuk berlindung....dan kebetulan masjidnya terletak di pantai kota Padang...ketika mereka berhasil naik ketingkat 2...orang2 berteriak....Tsunami.!!!...merekpun naik lagi ke lantai 3 sampai akhirnya Syafa muntah-muntah karena ketika makan belum sempat minum.
Namanya Syafa, gadis kecil yang manis dan menggemaskan...sahabat kecilku tempat biasa berbagi pengalaman bermacam-macam kuliner....aku bersyukur Allah SWT menyelamatkannya dari gempa bumi di Padang....aku bersyukur hari ini bisa melihatnya tersenyum dan berceritera dengan demikian polosnya...
Namanya Syafa...terima kasih Allah..... semoga rakyat Sumatera Barat yang tak seberuntung Syafa diberikan kekuatan dan ketabahan....amien....
Di kelas III Syafa masih sekelas dengan Nabila dan Nina....aku ingat ketika pelajaran menyanyi denganku di MPR mereka begitu antusias....apalagi konsep pelajaran menyanyi yang aku terapkan adalah gerak dan lagu...jadi anak-anak bernyanyi sambil menari sesuai ritme lagu.
Syafa dan teman-teman paling senang apabila menyanyikan lagu Cublak-Cublak Suweng dan Rambadia....mereka sering protes apabila aku mengganti lagunya...karena mereka senang bernyanyi sambil dolanan.
Tadi pagi, hari Selasa Syafa datang setelah kemarin belum masuk sekolah...ternyata...Syafa dan kakak-kakaknya Nadya serta Hafiz adalah termasuk orang-orang yang selamat dari gempa di Padang di hari Rabu minggu lalu...alhamdulillahirabbilalamin...
Syafa tadi pagi berceritera di depan kelas...bagaimana dia membebaskan dirinya dari rumah makan KFC...sampai dia kehilangan satu sepatunya...dan setelah pamannya berhasil keluar....Rumah makan KFC pun runtuh.......Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun...kemudia Syafa berceritera saat mereka mencari masjid untuk berlindung....dan kebetulan masjidnya terletak di pantai kota Padang...ketika mereka berhasil naik ketingkat 2...orang2 berteriak....Tsunami.!!!...merekpun naik lagi ke lantai 3 sampai akhirnya Syafa muntah-muntah karena ketika makan belum sempat minum.
Namanya Syafa, gadis kecil yang manis dan menggemaskan...sahabat kecilku tempat biasa berbagi pengalaman bermacam-macam kuliner....aku bersyukur Allah SWT menyelamatkannya dari gempa bumi di Padang....aku bersyukur hari ini bisa melihatnya tersenyum dan berceritera dengan demikian polosnya...
Namanya Syafa...terima kasih Allah..... semoga rakyat Sumatera Barat yang tak seberuntung Syafa diberikan kekuatan dan ketabahan....amien....
Jumat, 25 September 2009
SEPARUH JIWAKU PERGI......
Perpisahan.............satu kata yang mengiris hatiku, ketika Pentas Seni dan Pelepasan murid-murid kelas VI sedang dilaksanakan, sebenarnya di belakang panggung di dalam hati aku menangis.....mengapa ? aku merasa esok hari...separuh jiwaku pergi.....aku akan kehilangan mereka semua, akan kehilangan Putra...kangen pada Cisa yang cute.....rindu pada Ninda.....akan mencari-cari Sheila yang pendiam...yang 71 anak-anak lainnya....walaupun akhirnya aku tersentak...bangun dari sifat mellowku ...insya Allah besok separuh jiwa yang hilang akan terisi lagi dengan celoteh siswa kelas I..........
Kematian..........walaupun bisa kuterima tanpa bertanya lagi kepadaNya ...MENGAPA?...juga menghilangkan separuh jiwaku.......tahun lalu aku kehilangan 3 laki-laki yang saya sayangi......dan semua tanpa tanda-tanda.......tanpa sakit yang berarti.... alm Angto, adik bungsuku.....yang di minggu akhir-akhir kehidupannya masih begitu patuh padaku.....mengikuti semua masukkan dan petunjuk dariku...datang jauh-jauh dari pulau Bali hanya untuk menyenangkan hati ibu dan kakak perempuannya.....akhirnya....Allah lebih menyayanginya...memanggilnya...membebaskannya dari sakit hebat selama 2 minggu terakhir...tenanglah dikau jiwa yang damai.....
Alm La Ode Prie Pria Satria adalah sahabat sejatiku......kami berteman selama hampir 30 tahun....kuingat..di tahun 1980 dia adalah seorang perantau dari Pulau Buton....laki-laki muda dengan segudang mimpi....datang ke Jakarta berbekal KEMAUAN,dan IJAZAH.....tersaruk-saruk berjalan di keganasan kehidupan Jakarta....orang yang selalu menolak bantuan teman-temannya...orang yang selalu berhutang...daripada minta...dan orang yang selalu tepat mengembalikan hutangnya ketika uang bea siswa datang........ku ingat...semua penjual di kantin amat menyayanginya, semua teman-teman amat mengurusnya...ku ingat...ketika kami berdua hunting ruangan untuk organisasi kami....setiap hari di sekretariat Paduan Suara adalah hari yang indah......ketika akhirnya alm masuk Wamil di korps musik...sering pagi hari dia bawa satu barisan anak buahnya berlari dan berhenti tepat di depan rumahku untuk memanggil dan menyanyikan lagu untukku.....bayangkan 20-30 orang bernyanyi memanggilku....ah so sweet.......saat aku meninggalkan masa gadisku di tahun 1990 adik2ku sedang training di Padang dan Cepu, bahkan yang di Cepu tidak dapat izin untuk menjadi waliku yang anak yatim ( hiks...)....siapa yang mati-matian membantuku?..ya almarhum.....seorang kapten Polisi mengambil cuti untuk sahabatnya dan siap menjadi supir di keluargaku selama dua hari....subhanalloh.....itulah sedikit cerita ttgnya......saat terakhir kehidupannya dia berdomisili di Kendari...dan selaluuuuuuuuu setiap anak buahnya mengikuti pendidikan di Jkt ada buah tangan tanda sayang untuk keluargaku....bahkan ketika lebaran...dikirimnya paket kacang mede khas Kendari....Prie....ketika tanggal 15 Ramadhan tahun yl kau tinggalkan kami tahukah......kau adalah sahabat terbaik yang pernah kumiliki...
Alm Mujtahid adalah guru agama di sekolahku yang kukenal tahun 1999...alm adalah orang yang tak pernah berhenti bersyukur atas apa yang diberikan Allah SWT kepadanya.......pada saat kami agak mengeluh tentang suatu keadaan.....dengan tenang alm mengingatkan......JANGAN PUTUS DARI RAHMATNYA.....dan itu selalu menyadarkanku sampai saat ini untuk selalu bersyukur dan berhenti mengeluh......Alm adalah laki-laki macho yang siap menolong ibu-ibu yang membutuhkan tumpangan....dari ibu muda...sampai ibu setengah tua sepertiku....beliau adalah ahli shaum....yang tetap setia mengerjakan shaumnya bahkan ketika hidangan lezat ada didepannya.....alm juga orang yang mempunyai komitmen tinggi pada tugas-tugasnya......selalu menyiapkan dan membereskan stand musik tanpa diingatkan 2 kali, selalu menyediakan jepit, peniti, lakban ketika pentas seni....dan banyak lagi........dan saya merindukan teman dengan komitmen seperti alm........semoga Allah menerimanya disisinya....dan menjaga istri dan ke-3 anak almarhum yang ganteng2 dan cantik...insya Allah....
Dihianati teman ( walaupun tidak sengaja ..) juga menghilangkan separuh jiwaku.....tapi sebagai manusia dewasa yang harus menerima dinamika kehidupan aku belajar untuk ikhlas menjalaninya...karena aku tahu pada dasarnya manusia itu baik ...hanya pengalaman hidup dan sikon yang kadang-kadang membuat sesuatu akhirnya tidak seperti yang dikehendaki.......
Ketika jiwa kita kosong separuh karena yang separuhnya pergi seharusnyalah kita segera mengisi dengan sesuatu yang baru....atau jika sulit...isilah yang separuh dengan kenangan-kenangan yang indah........jangan kita sesali perpisahan, kepergian, kematian maupun penghianatan..tapi marilah kita syukuri pertemuan yang indah....cerita-cerita dengan mereka....karena kenangan tak pernah mati..............Mari kita isi separuh jiwa yang kosong dengan sesuatu yang baru , yang positif, yang SEMANGAT !
Cempaka Putih, 26 September 2009, 09.10
Kematian..........walaupun bisa kuterima tanpa bertanya lagi kepadaNya ...MENGAPA?...juga menghilangkan separuh jiwaku.......tahun lalu aku kehilangan 3 laki-laki yang saya sayangi......dan semua tanpa tanda-tanda.......tanpa sakit yang berarti.... alm Angto, adik bungsuku.....yang di minggu akhir-akhir kehidupannya masih begitu patuh padaku.....mengikuti semua masukkan dan petunjuk dariku...datang jauh-jauh dari pulau Bali hanya untuk menyenangkan hati ibu dan kakak perempuannya.....akhirnya....Allah lebih menyayanginya...memanggilnya...membebaskannya dari sakit hebat selama 2 minggu terakhir...tenanglah dikau jiwa yang damai.....
Alm La Ode Prie Pria Satria adalah sahabat sejatiku......kami berteman selama hampir 30 tahun....kuingat..di tahun 1980 dia adalah seorang perantau dari Pulau Buton....laki-laki muda dengan segudang mimpi....datang ke Jakarta berbekal KEMAUAN,dan IJAZAH.....tersaruk-saruk berjalan di keganasan kehidupan Jakarta....orang yang selalu menolak bantuan teman-temannya...orang yang selalu berhutang...daripada minta...dan orang yang selalu tepat mengembalikan hutangnya ketika uang bea siswa datang........ku ingat...semua penjual di kantin amat menyayanginya, semua teman-teman amat mengurusnya...ku ingat...ketika kami berdua hunting ruangan untuk organisasi kami....setiap hari di sekretariat Paduan Suara adalah hari yang indah......ketika akhirnya alm masuk Wamil di korps musik...sering pagi hari dia bawa satu barisan anak buahnya berlari dan berhenti tepat di depan rumahku untuk memanggil dan menyanyikan lagu untukku.....bayangkan 20-30 orang bernyanyi memanggilku....ah so sweet.......saat aku meninggalkan masa gadisku di tahun 1990 adik2ku sedang training di Padang dan Cepu, bahkan yang di Cepu tidak dapat izin untuk menjadi waliku yang anak yatim ( hiks...)....siapa yang mati-matian membantuku?..ya almarhum.....seorang kapten Polisi mengambil cuti untuk sahabatnya dan siap menjadi supir di keluargaku selama dua hari....subhanalloh.....itulah sedikit cerita ttgnya......saat terakhir kehidupannya dia berdomisili di Kendari...dan selaluuuuuuuuu setiap anak buahnya mengikuti pendidikan di Jkt ada buah tangan tanda sayang untuk keluargaku....bahkan ketika lebaran...dikirimnya paket kacang mede khas Kendari....Prie....ketika tanggal 15 Ramadhan tahun yl kau tinggalkan kami tahukah......kau adalah sahabat terbaik yang pernah kumiliki...
Alm Mujtahid adalah guru agama di sekolahku yang kukenal tahun 1999...alm adalah orang yang tak pernah berhenti bersyukur atas apa yang diberikan Allah SWT kepadanya.......pada saat kami agak mengeluh tentang suatu keadaan.....dengan tenang alm mengingatkan......JANGAN PUTUS DARI RAHMATNYA.....dan itu selalu menyadarkanku sampai saat ini untuk selalu bersyukur dan berhenti mengeluh......Alm adalah laki-laki macho yang siap menolong ibu-ibu yang membutuhkan tumpangan....dari ibu muda...sampai ibu setengah tua sepertiku....beliau adalah ahli shaum....yang tetap setia mengerjakan shaumnya bahkan ketika hidangan lezat ada didepannya.....alm juga orang yang mempunyai komitmen tinggi pada tugas-tugasnya......selalu menyiapkan dan membereskan stand musik tanpa diingatkan 2 kali, selalu menyediakan jepit, peniti, lakban ketika pentas seni....dan banyak lagi........dan saya merindukan teman dengan komitmen seperti alm........semoga Allah menerimanya disisinya....dan menjaga istri dan ke-3 anak almarhum yang ganteng2 dan cantik...insya Allah....
Dihianati teman ( walaupun tidak sengaja ..) juga menghilangkan separuh jiwaku.....tapi sebagai manusia dewasa yang harus menerima dinamika kehidupan aku belajar untuk ikhlas menjalaninya...karena aku tahu pada dasarnya manusia itu baik ...hanya pengalaman hidup dan sikon yang kadang-kadang membuat sesuatu akhirnya tidak seperti yang dikehendaki.......
Ketika jiwa kita kosong separuh karena yang separuhnya pergi seharusnyalah kita segera mengisi dengan sesuatu yang baru....atau jika sulit...isilah yang separuh dengan kenangan-kenangan yang indah........jangan kita sesali perpisahan, kepergian, kematian maupun penghianatan..tapi marilah kita syukuri pertemuan yang indah....cerita-cerita dengan mereka....karena kenangan tak pernah mati..............Mari kita isi separuh jiwa yang kosong dengan sesuatu yang baru , yang positif, yang SEMANGAT !
Cempaka Putih, 26 September 2009, 09.10
Rabu, 23 September 2009
DIUNDANG MAKAN KE RESTORAN SYAILENDRA DI HOTEL JW MARRIOT
Kejadiannya kira-kira 3 tahun yang lalu, sesudah bom I JW Marrot dan sebelum bom II. Kami ± ber-40 diundang pemilik sekolah untuk makan siang di restoran yang bergengsi itu. Setahu saya Restoran Syailendra di Hotel JW Marriot adalah salah satu restoran papan atas yang amat bergengsi tempat para menteri, duta besar, presdir-presdir oil company...dan RP n BP <> meeting, atau sekedar makan siang......, bisa dibayangkan betapa bangganya kami guru-guru diundang makan, dihargai dan dihormati oleh pihak pemilik sekolah.
Seperti lazimnya apabila kita memasuki hotel2 bintang 5 terutama milik Amerika, pemeriksaan dari mulai masuk halaman hotel begitu ketat.....dimulai dari pintu depan, pintu belakang, bagasi, bagian bawah mobil semua diperiksa.....akhirnya masuklah kami ke restoran tersebut.....dan duduk manis di tempat yang sudah disediakan...dan seperti biasa kami dengan halus dan manis berusaha sejauh mungkin dari pengundang......supaya makan enaknya nyaman.........
Sebelum mulai memilih makanan, saya berkeliling melihat apa saja yang disajikan disana......ada sup buntut, aneka roti dengan aneka isi, japanesse food....seperti sushi dll, petite fours....aneka chocolate, aneka masakan Indonesia dan masih banyak lagi... pilihan I saya jatuhkan pada Sup buntut...ternyata saya tak salah pilih, sup buntut yang biasa saya masak dan santap di beberapa resto biasanya kuah kaldunya agak keruh dan rasanya berat......namun sup buntut di Restoran Syailendra...hm...begitu ringan, bening.....dan lezat......
Pilihan ke-2 saya jatuhkan pada masakan Jepang, tidak ada yang spesial...semua biasa-biasa saja, kemudian saya coba petite fours/makanan-makanan kecil....wow...enak sekali.....ada aneka cake, ada aneka jajan pasar tradisional, beberapa cake bertaburan strawbery kesukaan saya..yang membuat kue2 tersebut masuk ke perut tanpa meninggalkan rasa enek/mual
Sebelum pulang saya masih mencicipi hidangan penutup berupa aneka puding dan mousse/seperti puding tapi lebih lembut spt busa... Mousse Chocolatenya enak sekali.....
Berbicara tentang pengunjung Restoran Syailendra, saat itu tidak banyak orang kulit putihnya, kebanyakkan eksekutif2 muda bangsa sendiri dan beberapa keturunan Cina. Saya berterima kasih telah diundang ke Restoran Syailendra, walaupun itu bukan gaya hidup saya...paling tidak ada sedikit cerita, saya pernah makan di sebuah restoran destinasi para teroris untuk dibom, semoga mereka sadar bahwa bukan dengan jalan membom cara untuk mematikan dominasi Amerika di Indonesia...semoga.....
Seperti lazimnya apabila kita memasuki hotel2 bintang 5 terutama milik Amerika, pemeriksaan dari mulai masuk halaman hotel begitu ketat.....dimulai dari pintu depan, pintu belakang, bagasi, bagian bawah mobil semua diperiksa.....akhirnya masuklah kami ke restoran tersebut.....dan duduk manis di tempat yang sudah disediakan...dan seperti biasa kami dengan halus dan manis berusaha sejauh mungkin dari pengundang......supaya makan enaknya nyaman.........
Sebelum mulai memilih makanan, saya berkeliling melihat apa saja yang disajikan disana......ada sup buntut, aneka roti dengan aneka isi, japanesse food....seperti sushi dll, petite fours....aneka chocolate, aneka masakan Indonesia dan masih banyak lagi... pilihan I saya jatuhkan pada Sup buntut...ternyata saya tak salah pilih, sup buntut yang biasa saya masak dan santap di beberapa resto biasanya kuah kaldunya agak keruh dan rasanya berat......namun sup buntut di Restoran Syailendra...hm...begitu ringan, bening.....dan lezat......
Pilihan ke-2 saya jatuhkan pada masakan Jepang, tidak ada yang spesial...semua biasa-biasa saja, kemudian saya coba petite fours/makanan-makanan kecil....wow...enak sekali.....ada aneka cake, ada aneka jajan pasar tradisional, beberapa cake bertaburan strawbery kesukaan saya..yang membuat kue2 tersebut masuk ke perut tanpa meninggalkan rasa enek/mual
Sebelum pulang saya masih mencicipi hidangan penutup berupa aneka puding dan mousse/seperti puding tapi lebih lembut spt busa... Mousse Chocolatenya enak sekali.....
Berbicara tentang pengunjung Restoran Syailendra, saat itu tidak banyak orang kulit putihnya, kebanyakkan eksekutif2 muda bangsa sendiri dan beberapa keturunan Cina. Saya berterima kasih telah diundang ke Restoran Syailendra, walaupun itu bukan gaya hidup saya...paling tidak ada sedikit cerita, saya pernah makan di sebuah restoran destinasi para teroris untuk dibom, semoga mereka sadar bahwa bukan dengan jalan membom cara untuk mematikan dominasi Amerika di Indonesia...semoga.....
Jumat, 18 September 2009
Bahkan, selembar daunpun jatuh atas izinNya....
Seorang teman sedang sedih karena ayahnya yang sedang ada masalah di pengadilan dengan keluarganya terkena penyakit kanker, dan di saat yang sama sang anak juga mempunyai problem dengan kondisi sekolahnya yang mengharuskan sang anak untuk mencari sekolah baru.....
Seorang sahabat bercerita.......dia sudah berusaha menjadi istri sebaik-baiknya, bahkan berhenti bekerja demi mewujudkan keinginan suaminya, namun tetap dengan kondisinya yang super kinclong toh sang suami berpaling ke perempuan lain...
Seorang ibu telah berusaha untuk selalu ada ketika putranya membutuhkannya, mengingatkan anaknya akan segala tugasnya dimulai dari subhuh hingga menjelang tidur, selalu berkomunikasi dengan guru-guru di sekolah putranya....pada akhirnya sang putra tetap tidak naik kelas, dengan alasan tidak mencukupi passing grade untuk naik kelas karena banyak tugas yang belum terselesaikan...
Seorang kakak yang rajin mengingatkan sang adiknya lwt sms yang tak henti-hentinya di seberang pulau untuk berhenti merokok.....akhirnya dengan kesadarannya sendiri sang adik berhenti merokok, namun.....2 tahun kemudian siapa menyangka hanya dalam waktu 2 bulan kanker yang mematikan merengut nyawa sang adik.....
Manusia berusaha, tetap Allah yang menentukan apa yang terjadi.....jadi biarkan saja jangan bertanya mengapa begini?...mengapa begitu?.......bahkan, selembar daunpun jatuh atas izinNya....
Ya, kita hanya pelaku kehidupan dari skenarioNya yang tidak kita ketahui akhirnya.....toh yang kita jalankan di dunia yang fana ini hanya sandiwara pendek saja.......
Seorang sahabat bercerita.......dia sudah berusaha menjadi istri sebaik-baiknya, bahkan berhenti bekerja demi mewujudkan keinginan suaminya, namun tetap dengan kondisinya yang super kinclong toh sang suami berpaling ke perempuan lain...
Seorang ibu telah berusaha untuk selalu ada ketika putranya membutuhkannya, mengingatkan anaknya akan segala tugasnya dimulai dari subhuh hingga menjelang tidur, selalu berkomunikasi dengan guru-guru di sekolah putranya....pada akhirnya sang putra tetap tidak naik kelas, dengan alasan tidak mencukupi passing grade untuk naik kelas karena banyak tugas yang belum terselesaikan...
Seorang kakak yang rajin mengingatkan sang adiknya lwt sms yang tak henti-hentinya di seberang pulau untuk berhenti merokok.....akhirnya dengan kesadarannya sendiri sang adik berhenti merokok, namun.....2 tahun kemudian siapa menyangka hanya dalam waktu 2 bulan kanker yang mematikan merengut nyawa sang adik.....
Manusia berusaha, tetap Allah yang menentukan apa yang terjadi.....jadi biarkan saja jangan bertanya mengapa begini?...mengapa begitu?.......bahkan, selembar daunpun jatuh atas izinNya....
Ya, kita hanya pelaku kehidupan dari skenarioNya yang tidak kita ketahui akhirnya.....toh yang kita jalankan di dunia yang fana ini hanya sandiwara pendek saja.......
Kamis, 17 September 2009
MEREKA BILANG SAYA SENSITIF....
Kejadiannya kira-kira 4-5 bulan yang lalu. Setiap hari Jum'at , tempat saya bekerja mengadakan pelatihan yang diisi oleh kami guru-guru secara bergantian, materi pelatihan bermacam-macam, dari hal-hal yang serius, pencerahan maupun games. Hari Jum'at itu ke-2 teman yang mendapat giliran memberikan materi Games ttg BAGAIMANA TEMAN MENILAI DIRI KITA...... wah saya langsung tersenyum dalam hati......karena ada masukan-masukan yang saya harapkan dari situ.
Kami menggambar wajah kami di selembar kertas...kemudian kemudian kertas itu akan berputar dari satu teman ke teman yang lain..........lumayan...kertas yang berisi gambar itu bisa diisi oleh sekitar 10 teman...dan ha...ha...ha.... ditulislah banyak kelebihan saya..( Kecuali kelebihan berat badan tentunya ..) ada 3 penilaian yang isinya.....sensitif........agak sensitif....dan, sensitif banget...apakah itu kekurangan saya?.....salahhhhhhhhhhhhhhhh.....justru menurut saya itulah kelebihan saya.........coba bayangkan dalam 1 Unit kerja apabila tidak ada yang sensitif...siapa yang akan mengingat hal-hal kecil yang justru sering menjatuhkan ? kalau tidak ada yang sensitif di suatu pemerintahan.....kalau tidak ada petisi 50.........orang-orang besar yang duduk di bangku yang empuk bisa tertidur tanpa terusik.........
Menjadi orang yang sensitif bukan merupakan suatu kesalahan....seringkali karena kepekaan perasaan si 'sensitif' ada suatu MASALAH yang akhirnya TIDAK SEMPAT MENJADI MASALAH, jadi biarkan mereka bilang saya sensitif........karena saya bangga disebut sensitif...
Kami menggambar wajah kami di selembar kertas...kemudian kemudian kertas itu akan berputar dari satu teman ke teman yang lain..........lumayan...kertas yang berisi gambar itu bisa diisi oleh sekitar 10 teman...dan ha...ha...ha.... ditulislah banyak kelebihan saya..( Kecuali kelebihan berat badan tentunya ..) ada 3 penilaian yang isinya.....sensitif........agak sensitif....dan, sensitif banget...apakah itu kekurangan saya?.....salahhhhhhhhhhhhhhhh.....justru menurut saya itulah kelebihan saya.........coba bayangkan dalam 1 Unit kerja apabila tidak ada yang sensitif...siapa yang akan mengingat hal-hal kecil yang justru sering menjatuhkan ? kalau tidak ada yang sensitif di suatu pemerintahan.....kalau tidak ada petisi 50.........orang-orang besar yang duduk di bangku yang empuk bisa tertidur tanpa terusik.........
Menjadi orang yang sensitif bukan merupakan suatu kesalahan....seringkali karena kepekaan perasaan si 'sensitif' ada suatu MASALAH yang akhirnya TIDAK SEMPAT MENJADI MASALAH, jadi biarkan mereka bilang saya sensitif........karena saya bangga disebut sensitif...
PERNIKAHAN....
Menghadiri akad nikah mendatangkan suatu keindahan tersendiri........saat itu seakan-akan kejadian pernikahanku di rewind kembali....................ya di waktu muda dulu, di waktu memulai janji sehidup semati tentu tak seorangpun membayangkan sesuatu yang tidak kita inginkan...
Mendengar janji nikah membuatku mengulang janji itu...walaupun dalam hati...bahwa aku akan jadi istri yang setia, ketika senang ataupun susah, ketika sehat ataupun sakit, ketika muda ataupun saat sudah tua.....
Manusia berproses, bertumbuh, akhirnya berubah....dan kadang hidup tidak selalu segelas teh manis yang menemani hangatnya pisang goreng...hidup juga kadang seperti meneguh teh basi yang menemani pisang goreng dari pisang yang sepat dan tepungnya keras....tapi apakah lantas kita menyerah ?
Mendengar janji nikah membuatku mengulang janji itu...walaupun dalam hati...bahwa aku akan jadi istri yang setia, ketika senang ataupun susah, ketika sehat ataupun sakit, ketika muda ataupun saat sudah tua.....
Manusia berproses, bertumbuh, akhirnya berubah....dan kadang hidup tidak selalu segelas teh manis yang menemani hangatnya pisang goreng...hidup juga kadang seperti meneguh teh basi yang menemani pisang goreng dari pisang yang sepat dan tepungnya keras....tapi apakah lantas kita menyerah ?
Senin, 31 Agustus 2009
Tanda-Tanda Alam Yang Membuatku Rindu...
Selepas sholat subhuh biasanya dengan semangat penuh kususuri jalan mulai dari Jl.Jelita Utara, Jl.Balai Pustaka Timur...dan Jl.Pinang........sampai pasar pagi Rawamangun untuk berbelanja.....dan setiap sampai pertgaan Jl.Anggrek biasanya aku berhenti sebentar........cuma untuk menghirup harumnya kembang tanjung.........dan itu selalu mengingatkanku pada kota asal nenekku di Magelang.....yang banyak sekali ditumbuhi pohon kembang tanjung........, ya harum kembang tanjung berbeda dengan harum melati.....ada sensasi masa kecil, keriangan, dan kepolosan disana.....apalagi saat ini pohon kembang tanjung termasuk jarang di kota besar.....jadi ada satu kerinduan yang terobati setelah kuhirup harumnya. Saat kutinggalkan Rawamangun untuk mengungsi sementara di Cempaka Putih......kucari-cari pohon Kembang tanjung di pagi hari dengan membaui harumnya....dan alhamdulillah kudapati di suatu subhuh di pertigaan Rawasari,Cempaka Putih tengah....dan itu mengejutkanku karena kudapati pada ruteku ke pasar........seperti di Rawamangun......namun walaupun begitu, seminggu sekali aku masih mencoba untuk ke pasar Rawamangun setelah Subhuh.....cuma untuk menghirup aroma Kembang tanjung Rawamangun....ternyata setiap harum kembang tanjung mempunyai sensasi yang berbeda sesuai dengan imajinasi kita........
Selalu ingin kembali ke Pulau Bali merupakan kerinduan yang kadang menyesak....bahkan ketika boarding di Airpot Ngurah Rai untuk kembali ke Jakarta...aku sudah rindu ingin ke Bali lagi.......ada apa di Bali? Ada Magis apa yang menarik di Bali ?....... ADA SEJUTA KEINDAHAN dan SEPULUH JUTA KERINDUAN.........di Bali dalam tempo satu hari kita bisa menikmati pantai indah dengan lautnya yang cantik dan sunsetnya yang Allahu Akbar...menikmati tari kecak....menikmati Danau Bratan di pegunungan dengan PurA Ulun Danunya yang romantis...menikmati uluwatu dengan tebingnya yang dahsyat.......dan ditutup dengan makan malamnya yang uenak di Pantai Jimbaran......semuanya tidak didapatkan di Malaysia, Thailand, Hongkong, Singapura........paket lengkap Pantai, tebing, gunung, danau, pura, tarian...dalam PAKET SATU HARI/18 jam..........( Di Bali rugi kalau jam jalan-jalan 12 jam...).
Tanah Bali adalah tanah yang amat ramah dan penuh kasih sayang....walaupun penduduk aslinya karena tekanan ekonomi kadang-kadang sikapnya kurang sopan.....tapi tak apa...bukan menjadi masalah besar ketika mereka memaksa untuk memijatku untuk 5 ribu rupiah di Kintamani........( walaupun semua orang kesal .....tapi, ibu-ibu itu butuh uang untuk beli beras...sementara kita tidak membeli dagangan mereka......). Di Pasar Sukowati kebanyakan pedagang juga memaksa kita untuk belanja......dan sungguh harganya amat murah.......dan saat-saat membeli buah tangan yang lucu dan murah merupakan saat - saat indah yang membuatku rindu ingin kembali......bayangkan lukisan tangan dengan cat minyak perlembar ada yang berharga 30 ribu rupiah..........dan itu adalah karya seni anak bangsa..........
Duduk di tebing Uluwatu ....Allahu Akbar........O My God....aku ingin kembali ke sana..........bahkan ke GWK/Garuda Wishnu Kencana yang notabene proyek mercusuar yang belum selesai warisan dari orde baru juga membuatku rinduuuuuuuuu
Sebenarnya betapa kaya hidup kita kalau kita mampu menangkap tanda-tanda alam di sekeliling kita, bisa di jalan dekat rumah....bisa juga di tempat yang memang indah seperti Pulau Bali....sayang seringkali kita kurang menggunakan sesuatu yang diberikan Allah yang mutlak milik pribadi kita yaitu i m a j i n a s i . . . sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan manusia dengan begitu sempurnanya.....sayang kita kurang menyadari dan kurang menggunakannya.......Subhanallahwalhamdulillahwallaillahaillalahuallahuakbar ! aku rindu padamu Allah.....maafkan aku yang tak pernah sempurna mencintaiMu....padahal begitu sempurna Engkau Mencintaiku............
Selalu ingin kembali ke Pulau Bali merupakan kerinduan yang kadang menyesak....bahkan ketika boarding di Airpot Ngurah Rai untuk kembali ke Jakarta...aku sudah rindu ingin ke Bali lagi.......ada apa di Bali? Ada Magis apa yang menarik di Bali ?....... ADA SEJUTA KEINDAHAN dan SEPULUH JUTA KERINDUAN.........di Bali dalam tempo satu hari kita bisa menikmati pantai indah dengan lautnya yang cantik dan sunsetnya yang Allahu Akbar...menikmati tari kecak....menikmati Danau Bratan di pegunungan dengan PurA Ulun Danunya yang romantis...menikmati uluwatu dengan tebingnya yang dahsyat.......dan ditutup dengan makan malamnya yang uenak di Pantai Jimbaran......semuanya tidak didapatkan di Malaysia, Thailand, Hongkong, Singapura........paket lengkap Pantai, tebing, gunung, danau, pura, tarian...dalam PAKET SATU HARI/18 jam..........( Di Bali rugi kalau jam jalan-jalan 12 jam...).
Tanah Bali adalah tanah yang amat ramah dan penuh kasih sayang....walaupun penduduk aslinya karena tekanan ekonomi kadang-kadang sikapnya kurang sopan.....tapi tak apa...bukan menjadi masalah besar ketika mereka memaksa untuk memijatku untuk 5 ribu rupiah di Kintamani........( walaupun semua orang kesal .....tapi, ibu-ibu itu butuh uang untuk beli beras...sementara kita tidak membeli dagangan mereka......). Di Pasar Sukowati kebanyakan pedagang juga memaksa kita untuk belanja......dan sungguh harganya amat murah.......dan saat-saat membeli buah tangan yang lucu dan murah merupakan saat - saat indah yang membuatku rindu ingin kembali......bayangkan lukisan tangan dengan cat minyak perlembar ada yang berharga 30 ribu rupiah..........dan itu adalah karya seni anak bangsa..........
Duduk di tebing Uluwatu ....Allahu Akbar........O My God....aku ingin kembali ke sana..........bahkan ke GWK/Garuda Wishnu Kencana yang notabene proyek mercusuar yang belum selesai warisan dari orde baru juga membuatku rinduuuuuuuuu
Sebenarnya betapa kaya hidup kita kalau kita mampu menangkap tanda-tanda alam di sekeliling kita, bisa di jalan dekat rumah....bisa juga di tempat yang memang indah seperti Pulau Bali....sayang seringkali kita kurang menggunakan sesuatu yang diberikan Allah yang mutlak milik pribadi kita yaitu i m a j i n a s i . . . sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan manusia dengan begitu sempurnanya.....sayang kita kurang menyadari dan kurang menggunakannya.......Subhanallahwalhamdulillahwallaillahaillalahuallahuakbar ! aku rindu padamu Allah.....maafkan aku yang tak pernah sempurna mencintaiMu....padahal begitu sempurna Engkau Mencintaiku............
Jumat, 26 Juni 2009
STRAWBERRY.....
Walaupun bukan merupakan buah favoriteku, tetapi strawberry untukku adalah buah yang menarik....selain karena tampakannya yang imut-imut n so sweet juga karena strawberry adalah buah yang sangat feminim.....dahulu sekali setiap buku tulisku selalu kugambarkan satu strawberry mungil di ujung kanan atas..... semacam trademark kalau itu adalah maya gitu...
Strawberry memang tidak terlalu enak apabila di makan bulat-bulat....., namun tanpa strawberry black forrest, double chocolate cake akan terasa kurang yummy....begitupun santapan ice cream....untukku ice crean akan terasa begitu sempurna apabila ada buah strawberry di dalam ataupun di atasnya....mengapa? karena strawberry akan menetralisir macam-macam rasa dari susu , coklat, keju yang terkadang membuat perut kita agak mual........ dengan sedikit sentuhan strawberry semua akan hilang.....
Hari ini aku pulang jalan-jalan dari Ciwidey....dan seperti biasa aku membawa sedikit strawberry untuk belahan hatiku di rumah.....jalan-jalan kali ini adalah jalan-jalan ke-3 ke Ciwidey..... strawberry-strawberry yang kubeli di jalan-jalanku yang ke1 dan 2 semua membusuk di kulkas....krena tidak kusimpan di freezernya....barusan tadi kusimpan strawberryku di freezer..dan esok hari, insya Allah akan kubuatkan seisi rumah jus strawberry dan strawberry coat with chocolate.....aku tak mau berbuat kesalahan ke-3 dengan MEMBUSUKKAN lagi buah strawberry yang kubeli......oh strawberry......you make my world so colorful....
Cempaka Putih, 26 Juni 2009.....sepulang dari Ciwidey
Strawberry memang tidak terlalu enak apabila di makan bulat-bulat....., namun tanpa strawberry black forrest, double chocolate cake akan terasa kurang yummy....begitupun santapan ice cream....untukku ice crean akan terasa begitu sempurna apabila ada buah strawberry di dalam ataupun di atasnya....mengapa? karena strawberry akan menetralisir macam-macam rasa dari susu , coklat, keju yang terkadang membuat perut kita agak mual........ dengan sedikit sentuhan strawberry semua akan hilang.....
Hari ini aku pulang jalan-jalan dari Ciwidey....dan seperti biasa aku membawa sedikit strawberry untuk belahan hatiku di rumah.....jalan-jalan kali ini adalah jalan-jalan ke-3 ke Ciwidey..... strawberry-strawberry yang kubeli di jalan-jalanku yang ke1 dan 2 semua membusuk di kulkas....krena tidak kusimpan di freezernya....barusan tadi kusimpan strawberryku di freezer..dan esok hari, insya Allah akan kubuatkan seisi rumah jus strawberry dan strawberry coat with chocolate.....aku tak mau berbuat kesalahan ke-3 dengan MEMBUSUKKAN lagi buah strawberry yang kubeli......oh strawberry......you make my world so colorful....
Cempaka Putih, 26 Juni 2009.....sepulang dari Ciwidey
Rabu, 24 Juni 2009
Jalan-jalan dari Pecinan ke Pecinan
Pecinan adalah salah satu destinasiku ketika jalan-jalan ke suatu kota. Petaling di KL adalah tempat yang cukup asyik, walaupun masih kalah jika dibandingkan dengan beberapa Pecinan di kota lain. Di Petaling ada beberapa jajanan yang tidak dijual di tempat lain...salah satunya adalah sejenis kacang yang uenak sekali.... di Petaling pula kita dapat berbelanja gantungan kunci, kaos dan pernak-pernik lainnya dengan harga murah.....namun jangan membeli tas branded palsu atau jam branded palsu di sana karena harga, mutu dan macamnya jauh apabila dibandingkan dengan di Jakarta.
Pecinan di kota kecil Magelang ternyata isinya tidak sampai 50% pedagang Cina, toko-tokonya juga lebih bagus daripada Pecinan pada umumnya, karena mirip dengan kondisi Pasar Baru di Jakarta.
Chatucak Market adalah pecinan di Kota Bangkok yang buka hanya pada hari minggu.... isinya standart seperti pecinan...namun di sana ada kios aneka minuman yang lumayan enak dan murah...aneka minuman itu isinya aneka ragam, ada talas, ubi, aneka buah, aneka buah rebusan dan beberapa yang lucu-lucu namun tak bisa kutanyakan apa ...karena keterbatasan bahasa Inggris pedagangnya. Di depan sebelah kanan KBRI Kota Bangkok juga ada pecinan yang isinya cukup untuk memenuhi kantong tanpa menguras dompet kita, hati-hati ! jangan sekali-kali beli makanan di Pecinan kota Bangkok, karena hampir 100% mengandung babi.....
Ada satu ciri khas Pecinan , pedagangnya terutama yang sdh berumur pada umumnya galak-galak...dan itu berlaku hampir di semua pecinan.
Pancoran Glodok di Jakarta juga merupakan pecinan yang cukup ramai, ketika sedang ramai-ramainya prodak Cina yang mengandung melamin, saya kebetulan ke sana dan tetap permen2 tersebut dijual, ketika saya tanyakan mengapa dijual, kebanyakan mereka marah......kehidupan warga Cina di Pecinan yang saya tahu amat berat....dan mereka pasti tidak aakan mundur karena larangan pemerintah, tidak perduli itu beracun ataupun berbahaya.....
Pecinan banyak menginspirasiku untuk berani survive dalam hidup...dan maju terus pantang mundur ( dalam tanda petik tentunya )
Cempaka putih, 24 Juni 2009
Pecinan di kota kecil Magelang ternyata isinya tidak sampai 50% pedagang Cina, toko-tokonya juga lebih bagus daripada Pecinan pada umumnya, karena mirip dengan kondisi Pasar Baru di Jakarta.
Chatucak Market adalah pecinan di Kota Bangkok yang buka hanya pada hari minggu.... isinya standart seperti pecinan...namun di sana ada kios aneka minuman yang lumayan enak dan murah...aneka minuman itu isinya aneka ragam, ada talas, ubi, aneka buah, aneka buah rebusan dan beberapa yang lucu-lucu namun tak bisa kutanyakan apa ...karena keterbatasan bahasa Inggris pedagangnya. Di depan sebelah kanan KBRI Kota Bangkok juga ada pecinan yang isinya cukup untuk memenuhi kantong tanpa menguras dompet kita, hati-hati ! jangan sekali-kali beli makanan di Pecinan kota Bangkok, karena hampir 100% mengandung babi.....
Ada satu ciri khas Pecinan , pedagangnya terutama yang sdh berumur pada umumnya galak-galak...dan itu berlaku hampir di semua pecinan.
Pancoran Glodok di Jakarta juga merupakan pecinan yang cukup ramai, ketika sedang ramai-ramainya prodak Cina yang mengandung melamin, saya kebetulan ke sana dan tetap permen2 tersebut dijual, ketika saya tanyakan mengapa dijual, kebanyakan mereka marah......kehidupan warga Cina di Pecinan yang saya tahu amat berat....dan mereka pasti tidak aakan mundur karena larangan pemerintah, tidak perduli itu beracun ataupun berbahaya.....
Pecinan banyak menginspirasiku untuk berani survive dalam hidup...dan maju terus pantang mundur ( dalam tanda petik tentunya )
Cempaka putih, 24 Juni 2009
Selasa, 23 Juni 2009
Nikmatnya jalan-jalan
Di usia 6-7 th mulai kurasakan nikmatnya jalan-jalan......sebagai anak sulung sekaligus perempuan tunggal aku bersyukur mendapat kelimpahan kasih sayang dr orangtua...terutama bapak almarhum.
Bapak dulu berprofesi sebagai kepala kamar mesin di KPM /sebelum Pelni, dan setelah bapak tidak lagi melayar bapak sering sekali mengajakku ke Sampur/Cilincing......waktu itu aku sama sekali tidak menikmati naik perahu di malam hari ....... tapi kejadian-kejadian itu yang membuat aku menjadi seorang pejalan.....walaupun bukan traveller yang sesungguhnya.
Setiap tahun dahulu kami pelajar di Indonesia selalu mendapat liburan 40 hari (Wow !) di waktu bulan Ramadhan dan awal Syawal..... kami bertiga(kecuali adik terkecil alm yang msh balita) selalu diantar bapak untuk berlibur sebulan di rumah embah di Magelang...dan Allahu Akbar ! perjalanan darat berempat dari Jakarta ke Magelang adalah saat-saat yang membahagiakan yang tak terlupakan sampai sekarang......krn bapak alm sll memberikan waktu untuk berekspresi di perjalanan...dan subhanallah beliau selalu sabar walaupun kami berisik dan menyebalkan.....(pdhl skrg saya sering menegur bahkan agak marah jika anak2ku ribut di mobil/perjalanan).......ada satu pengalaman lucu yang agak nakal....kami pernah rehat di satu restoran sktr kota Ambarawa ( kalau tdk salah nama restonya EVA )...kami di sana pesan juice alpukat.......ternyata yang keluar Bolls advocado yang notabene beralkohol.....kami kakak beradik cekikikan dan berlagak mabuk....dan bapak cuma tertawa sabar.....he..3x , ada juga pengalaman lucu namun sadis! di alun-alun kota Magelang saya, adik saya dan sepupu senang sekali berburu kecebong(yang tdk pernah kami temui di RW.mangun )...setelah kecebong itu kami tangkap di plastik...kami bawa ke jalan aspal dan dilepas...kemudian dengan sadisnya ketika kecebong itu berlompatan kami injak-injak sampai mati...( astagfirullah...)...., Magelang sebagai tempat berlibur rutin setiap tahun adalah kota yang rapi, bersih dan ckp lengkap....aku tidak pernah bosan untuk sll berjalan keluar rumah embah dan melihat lereng gunung Sumbing dari jauh.....aku juga tidak pernah bosan jalan-jalan ke pecinan...cuma jalan-jalan saja......dan yang menyedihkan.....ketika adik bungsuku meninggal di Bali kami putuskan untuk dimakamkan di Magelang....Ya Allah...ya Rabbi....bahkan ketika kami makamkan adikku tercinta saja kami harus jalan-jalan ke luar kota........ dan ada janji di sudut hati untuk sll kembali jalan-jalan ke kota kecil Magelang...untuk membersihkan makam adikku....
Jakarta,23 Juni 2009.........Ang....hr ini istrimu dtg dr Bali utk berlibur bersama kami...dan siap
jalan-jalan.......
Bapak dulu berprofesi sebagai kepala kamar mesin di KPM /sebelum Pelni, dan setelah bapak tidak lagi melayar bapak sering sekali mengajakku ke Sampur/Cilincing......waktu itu aku sama sekali tidak menikmati naik perahu di malam hari ....... tapi kejadian-kejadian itu yang membuat aku menjadi seorang pejalan.....walaupun bukan traveller yang sesungguhnya.
Setiap tahun dahulu kami pelajar di Indonesia selalu mendapat liburan 40 hari (Wow !) di waktu bulan Ramadhan dan awal Syawal..... kami bertiga(kecuali adik terkecil alm yang msh balita) selalu diantar bapak untuk berlibur sebulan di rumah embah di Magelang...dan Allahu Akbar ! perjalanan darat berempat dari Jakarta ke Magelang adalah saat-saat yang membahagiakan yang tak terlupakan sampai sekarang......krn bapak alm sll memberikan waktu untuk berekspresi di perjalanan...dan subhanallah beliau selalu sabar walaupun kami berisik dan menyebalkan.....(pdhl skrg saya sering menegur bahkan agak marah jika anak2ku ribut di mobil/perjalanan).......ada satu pengalaman lucu yang agak nakal....kami pernah rehat di satu restoran sktr kota Ambarawa ( kalau tdk salah nama restonya EVA )...kami di sana pesan juice alpukat.......ternyata yang keluar Bolls advocado yang notabene beralkohol.....kami kakak beradik cekikikan dan berlagak mabuk....dan bapak cuma tertawa sabar.....he..3x , ada juga pengalaman lucu namun sadis! di alun-alun kota Magelang saya, adik saya dan sepupu senang sekali berburu kecebong(yang tdk pernah kami temui di RW.mangun )...setelah kecebong itu kami tangkap di plastik...kami bawa ke jalan aspal dan dilepas...kemudian dengan sadisnya ketika kecebong itu berlompatan kami injak-injak sampai mati...( astagfirullah...)...., Magelang sebagai tempat berlibur rutin setiap tahun adalah kota yang rapi, bersih dan ckp lengkap....aku tidak pernah bosan untuk sll berjalan keluar rumah embah dan melihat lereng gunung Sumbing dari jauh.....aku juga tidak pernah bosan jalan-jalan ke pecinan...cuma jalan-jalan saja......dan yang menyedihkan.....ketika adik bungsuku meninggal di Bali kami putuskan untuk dimakamkan di Magelang....Ya Allah...ya Rabbi....bahkan ketika kami makamkan adikku tercinta saja kami harus jalan-jalan ke luar kota........ dan ada janji di sudut hati untuk sll kembali jalan-jalan ke kota kecil Magelang...untuk membersihkan makam adikku....
Jakarta,23 Juni 2009.........Ang....hr ini istrimu dtg dr Bali utk berlibur bersama kami...dan siap
jalan-jalan.......
Langganan:
Postingan (Atom)
