Sabtu, 28 November 2009

FINISHING TOUCH....

Sentuhan terakhir pada suatu karya adalah yang terpenting setelah proses pengerjaannya....karena banyak karya yang menjadi kurang berharga karena kurang pada finishing touchnya.

Getuk adalah makanan yang dibuat dari singkong rebus yang dihaluskan dan dicampur dengan gula, kelapa dan lain sebagainya. Saya sering sekali makan getuk, baik di kota asalnya..Magelang, maupun getuk yang dijual di pasar tradisional, pasar modern maupun toko kue/bakery.....rasa getuk tidak banyak berbeda...tapi dengan satu sentuhan kecil yang manis...misalnya potongan daun pisang, atau daun pandan, penataan parutan kelapa yang manis di atas getuk akan membuat getuk yang naik jenjang menjadi kudapan kecil yang berkelas.

Batik di dua tahun terakhir ini sedang naik daun...apalagi setelah negara tetangga sibuk juga mengakui keberadaan batik....batik bermacam-macam harganya, dimulai dari 20 ribuan rupiah...sampai jutaan rupiah....saya pernah jalan-jalan ke satu mall kelas atas di daerah Senayan....saya amati baju-baju batik yang dijual di sana....dengan material yang tidak terlalu mahal alias biasa-biasa saja...tapi diberi sentuhan akhir yang....masya Allah...sedikit, kecil...tapi membuat baju batik itu menjadi 'barang yang mahal'......itulah hasil dari kebudayaan....bagaimana upaya, daya , dan budi kita kuras agar menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan indah dari sebelumnya....

Hari ini, Minggu ke-2 setelah saya pindah kembali ke rumah Rawamangun...setelah hampir 5 bulan mengungsi ke Cempaka Putih....saya sedang berusaha uuntuk memberi sentuhan terakhir pada kamar saya...dan itu tidak mudah...padahal kamar itu adalah kamar yang sudah saya tempati selama lebih dari 47 tahun.....yah..memang tidak mudah mengusahakan sesuatu menjadi 'lebih' tanpa 'berlebihan'.....

Finishing Touch untuk sebagian orang memang tidak penting, tetapi kita yang berbudaya harus melakukan itu.....