Rabu, 18 Agustus 2010

Puisi Untuk Suatu Yang Indah....

Bahkan,
Aku telah menyayangimu
Jauh sebelum aku mengenalmu...
tanpa sadar,
Saat engkau gelisah
Saat engkau kesal
Aku duduk tenang mengamatimu dari jarak puluhan kilometer
Aku diam
membisu
Dan hanya bangun menyeruak ketika kau berteriak
Ya,
Bahkan,
Aku telah menyayangimu
Jauh sebelum aku mengenalmu...
Saat kau kecewa, dan aku berduka...
Saat kita satukan semua rasa yang indah dari kejauhan...
ya,
dari kejauhan....
karena
nyatanya,
memang aku telah menyayangimu
Jauh sebelum aku mengenalmu...
saat kita berbagi kegelisahan...
Saat kita bangun dari keterpurukan
Karena,
ternyata
di depan sana
begitu hijau rumput terbentang
mari kita tinggalkan kepahitan masa lalu
Kita biarkan segala rasa yang indah itu tumbuh
Karena DIA telah menciptakan hati untuk merasakan semua
Tanpa pernah kusadari
Tanpa pernah kurencanakan
Tanpa pernah kupinta...
Semua itu anugrahNYA
yang tak dapat ditolak
Ya
aku telah menyayangimu
Jauh sebelum aku mengenalmu



Mengenang Periode Pengisian Rapot smtr 2 - Bromo awal tahun

Selasa, 17 Agustus 2010

Dunia Kuliner Yang kucintai.....

Sebagai seorang anak perempuan tunggal sekaligus anak tertua, mau tidak mau, dan suka tidak suka akhirnya setiap akhir pekan aku harus ke dapur....

Kejadiannya mungkin dimulai ketika aku berusia 7-8 tahun.....ibuku bekerja dengan waktu penuh, akhirnya aku senang bermain dengan beberapa mbok yang ada di rumah seperti mbok Sum, mbok Ipah, yu Sar......dan karena para mbok-mbok itu bermarkas di dapur, jadilah akhirnya aku mencintai dapur setelah kamar tidurku yang kecil namum menyenangkan...

Petualanganku pertama mencintai dunia kuliner adalah karena ibu dan bapak selalu menyediakan bajet, untukku di akhir minggu untuk praktek masak....apapun masakan itu...dan saat ke pasar dengan rencana masak yang kucanangkan sendiri adalah saat-saat yang membahagiakanku di akhir minggu...bayangkan, anak kelas 4 / 5 SD belanja ke pasar dengan leluasa untuk berbelanja apa saja.....dan aku ingat masakan pertama yang aku buat adalah sayur sop......hehehe,sayur sop yang demikian mudah aku catat di atas kertas putih bahan-bahan dan bumbunya......begitu pentingnya aku memperlakukan sayur sop....

Kelepon adalah kue yang aku praktekan di masa SD ku juga....waktu itu aku belum tahu kalau merebus kelepon itu sebaiknya adonan tepung ketannya dicampur dengan sedikit kapur agar ketika matang tidak terlalu lembek.....sampai saat ini kelepon tetap menjadi makanan kesukaanku, dan beberapa kali aku berbagi pengalaman dengan murid-murid SD ku...

Pengalamanku yang paling hebat adalah ketika aku membuat kue pepe ( lapis sagu...) yang subhanalloh memerlukan kesabaraan dalam teknik pengadonan dan pengukusannya...alhamdulillah suksess, dan pernah menghasilkan uang ketika aku menerima pesanan membuat kue pepe berbelas tahun yang lalu...sayang saat ini aku tidak pernah berhasil melawan kemalasanku untuk membuat kue pepe lagi...

Agar-agar kering juga merupakan prestasiku puluhan tahun yang lalu....aku ingat, aku berhasil membuatkan adik-adikku dan beberapa keponakan agar@ kering itu.....namun sayang sekali aku belum mampu membuatkan lagi untuk kedua buah hatiku....mengapa? karena ketika proses penjemurannya yang memerlukan waktu sekitar3-4 hari kita tidak bisa meninggalkan rumah....bayangkan! bagaimana dengan pekerjaanku?

Suamiku yang kebetulan bertempat tinggal nun sekitar 75 km dari jakartapun akhirnya tertukar hobby memasakku.....dia yang berpuluh tahun suka jajan akhirnya begitu menyukai makanan yang dimasak di rumah dan ikhlas mengerjakan/memasaka diatara kesibukannya yang penug dari jam 7 pagi sampai 9 malam, karena menurutnya memasak itu menyenangkan...dan bagaimanapun hasilnya, kalau masakan sendiri pasti kita katakan enak....hahahaha...

Ya, bagaimanapun memasak sendiri itu lebih halal dan toyiban...karena kita tahu persis bahan-bahan yang kita gunakan....semoga...

Aku mencintai dunia memasak, karena kita membutuhkan makan untuk kehidupan kita....dan bukan hidup untuk makan....
Aku mencintai dunia memasak, karena dengan memasak makanan untuk orang2 yang kita cintai seperti suami dan anak maka akan terbentuk relasi cinta....ya cinta dari mulut turun ke hati.....tanpa berlebihan.....sederhana saja, seperti hari ini, ketika aku memasak ayam bacem bakar dan tahu campur wortel utk mereka....

memasak dengan penuh cinta di 17 Agustus 2010

Ketika KalamNYA cuma jadi wacana, dan bukan sikap...

Astaghfirullahaadzim...
memang harus kumulai kalimat di blogku dengan kata itu.
Karena masih demikian banyak aku harus membaca, dan belajar, untuk selalu dapat memperbaiki derajad ke mukminanku....(aku tidak mengatakan "menyempurnakan"...karena masih jauh...)
Di bulan yang indah ini, bulan Ramadhan saat seharusnya kita menambah porsi ibadah kita...ada hal yang kuingat dan sll menjadi ganjalan dihatiku...tentang kalam Illahi, yang terkumpul menjadi suatu super kitab bernama Al Quran..
Setiap hari kita membacanya, baik secara langsung maupun secara tidak kita sadari, karena telah menjadi rutinitas sehari-hari, yaitu pada waktu kita membaca surat sehabis membaca surat Al_Fatihah di shalat fardhu dan shalat sunnah kita.....
Beberapa hari yang lalu, seperti biasa pada waktu shalat berjamaah dengan suamiku, yang biasanya membaca surat yang agak panjang, saat itu suamiku membaca surat Al Ashr....yang pendek sekali, aku terhenyak, setiap hari sebelum pulang sekolah aku selalu membaca surat itu bersama para muridku di kelas.....terkadang bersama terjemahannya....namun perasaan yang kudapat berbeda dengan saat mendengarkan alunan suara suamiku.....ya....Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian....kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati dengan kebenaran dan kesabaran.......Subhanalloh.....begitu dahsyatnya kalamnya yng sederhana.....aku ingat pada waktu menutup bulan Rajab yang lalu, seseorang bicara di Plaza tempatku bekerja...." agar hidup kita tidak merugi.....karena sebenarnya begitu banyak waktu kita terbuang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bahkan mudharot...contohnya FB ( beliau sebutkan itu)..." ya, aku terhenyak ! FB adalah sesuatu yang telah kutinggalkan berbulan ini, maaf aku tahu masih ada manfaatnya (tanpa mengurangi rasa hormatku kepada beberapa teman yang masih ber FB )....namun aku merasakan, untuk alasan tertentu memang betul yang dikatakan beliau....begitu banyak waktu yang kita habiskan untuk sesuatu yang sering tidak jelas kegunaannya...
Ya, Al Ashr adalah kalamNYA yang sederhana dan pendek, namun maknanya dalam sekali apabila kita aplikasikan ke kehidupan lewat sikap kita, sebagai manusia, insanNYA yang banyak uzur, banyak khilaf, sesama suami-istri, sahabat, teman, bahkan dengan pimpinanpun seharusnya kita saling menasihati...dengan kesabaran dan kelembutan untuk kebenaran......insya Allah

Surat Al Insyirah ( Lapang dada) adalah surat yang sering dibaca suamiku ketika sholat berjamaah berdua, pada ayat ke 5 dan diulangi lagi di ayat ke 6....."Sesungguhnya di mana ada kesulitan di situ ada kelapangan"....tentu ada maksudNYA mengulang kalam itu sampai dua kali, agar kita manusia jangan bersedih atau berputus asa berkepanjangan jika mendapat kesulitan.....karena DIA yang Maha Bijaksana menjanjikan kelapangan/kelonggaran...setelah kesulitan yang kita alami.

Dua Surat itu contoh kalamNYA yang luar biasa, dan merugilah kita kalau hanya menjadikannya wacana, membacanya berulang-ulang di waktu shalat, sebelum pulang, namun kurang memahami dan mensikapinya di kehidupan kita....
Harusnya masih kukupas surat yang lain, namun ke-2 surat itu saja sudah membuatku bergetar....begitu indah dan hebat kalamMU ya Rabb....
Astaghfirullahaladzim....maafkan aku ya Allah jika aku salah...
Aku hanya ingin hidup lebih baik dari hari kemarin, lebih Islami dari orangtuaku, dan selamat dunia akhirat....amien

Jakarta, 17 Agustus 2010
15,32
Maya Fauzi Sumaryono

Kamis, 05 Agustus 2010

Di atas sajadahMU aku bersimpuh....

Di atas sajadahMU Rabb
Aku bersimpuh
berterima kasih atas segala rahmat dan anugrahMU
Di atas sajadahMU Rabb
Tak akan lagi aku berkeluh dan kesah
bukan karena aku sombong atau kuat
namun
Hanya karena aku merasa tak pantas berkeluh kesah lagi
Karena telah Kau berikan kehidupan yang indah ini
Di atas sajadahMU Rabb
Aku bersimpuh
berterima kasih dan memohon ampun
Karena sesungguhnya
Aku hanya manusia siapa
yang selalu berbuat khilaf, salah
dan banyak mengerjakan hal-hal yang tak Kau sukai
Di atas sajadahMU Rabb
kuserahkan mati dan hidupku
ya
karena aku hanya ingin selamat menujuMU
dan
Hal-hal lain yang kutemukan di perjalananku menujuMU
cuma cerita singgah di tempat sementara
Dan semua itu
Cuma titipanMU di kehidupan dunia yang fana ini
Rabb,
Aku rindu bertemu denganMU

Rawamangun, 6 Agustus 2010, 00.48