Selasa, 17 Agustus 2010

Dunia Kuliner Yang kucintai.....

Sebagai seorang anak perempuan tunggal sekaligus anak tertua, mau tidak mau, dan suka tidak suka akhirnya setiap akhir pekan aku harus ke dapur....

Kejadiannya mungkin dimulai ketika aku berusia 7-8 tahun.....ibuku bekerja dengan waktu penuh, akhirnya aku senang bermain dengan beberapa mbok yang ada di rumah seperti mbok Sum, mbok Ipah, yu Sar......dan karena para mbok-mbok itu bermarkas di dapur, jadilah akhirnya aku mencintai dapur setelah kamar tidurku yang kecil namum menyenangkan...

Petualanganku pertama mencintai dunia kuliner adalah karena ibu dan bapak selalu menyediakan bajet, untukku di akhir minggu untuk praktek masak....apapun masakan itu...dan saat ke pasar dengan rencana masak yang kucanangkan sendiri adalah saat-saat yang membahagiakanku di akhir minggu...bayangkan, anak kelas 4 / 5 SD belanja ke pasar dengan leluasa untuk berbelanja apa saja.....dan aku ingat masakan pertama yang aku buat adalah sayur sop......hehehe,sayur sop yang demikian mudah aku catat di atas kertas putih bahan-bahan dan bumbunya......begitu pentingnya aku memperlakukan sayur sop....

Kelepon adalah kue yang aku praktekan di masa SD ku juga....waktu itu aku belum tahu kalau merebus kelepon itu sebaiknya adonan tepung ketannya dicampur dengan sedikit kapur agar ketika matang tidak terlalu lembek.....sampai saat ini kelepon tetap menjadi makanan kesukaanku, dan beberapa kali aku berbagi pengalaman dengan murid-murid SD ku...

Pengalamanku yang paling hebat adalah ketika aku membuat kue pepe ( lapis sagu...) yang subhanalloh memerlukan kesabaraan dalam teknik pengadonan dan pengukusannya...alhamdulillah suksess, dan pernah menghasilkan uang ketika aku menerima pesanan membuat kue pepe berbelas tahun yang lalu...sayang saat ini aku tidak pernah berhasil melawan kemalasanku untuk membuat kue pepe lagi...

Agar-agar kering juga merupakan prestasiku puluhan tahun yang lalu....aku ingat, aku berhasil membuatkan adik-adikku dan beberapa keponakan agar@ kering itu.....namun sayang sekali aku belum mampu membuatkan lagi untuk kedua buah hatiku....mengapa? karena ketika proses penjemurannya yang memerlukan waktu sekitar3-4 hari kita tidak bisa meninggalkan rumah....bayangkan! bagaimana dengan pekerjaanku?

Suamiku yang kebetulan bertempat tinggal nun sekitar 75 km dari jakartapun akhirnya tertukar hobby memasakku.....dia yang berpuluh tahun suka jajan akhirnya begitu menyukai makanan yang dimasak di rumah dan ikhlas mengerjakan/memasaka diatara kesibukannya yang penug dari jam 7 pagi sampai 9 malam, karena menurutnya memasak itu menyenangkan...dan bagaimanapun hasilnya, kalau masakan sendiri pasti kita katakan enak....hahahaha...

Ya, bagaimanapun memasak sendiri itu lebih halal dan toyiban...karena kita tahu persis bahan-bahan yang kita gunakan....semoga...

Aku mencintai dunia memasak, karena kita membutuhkan makan untuk kehidupan kita....dan bukan hidup untuk makan....
Aku mencintai dunia memasak, karena dengan memasak makanan untuk orang2 yang kita cintai seperti suami dan anak maka akan terbentuk relasi cinta....ya cinta dari mulut turun ke hati.....tanpa berlebihan.....sederhana saja, seperti hari ini, ketika aku memasak ayam bacem bakar dan tahu campur wortel utk mereka....

memasak dengan penuh cinta di 17 Agustus 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar